KEDIRI (KerjA.Com)–Panwaslu Kota Kediri Temukan kisaran Ribuan DPT Tak Bisa Nyoblos di Kota Kediri karena belum memiliki Formulir A5.Ribuan DPT dari daerah asal diluar Jatim itu ditemukan Panwaslu secara teknis tidak dapat mengurus A5 karena minimnya informasi dan sosialisasi.
Setidaknya panwaslu temukan 2000 DPT disebuah Pondok di Kelurahan Burengan Kota Kediri yang tidak dapat mencoblos karena belum memiliki formulir A5 alias Pindah mencoblos meski secara Data di kampung halamannya masuk DPT.Temuan itu diperoleh Panwaslu saat melakukan Inspeksi mendadak disejumlah rumah tahanan polsek, Pondok Pesantren dan Rumah Sakit.
Sekurangnya ada 2000 pemilih yang sudah terdaftar dalam DPT tidak bisa menyalurkan aspirasinya besuk dalam pileg 2014 karena belum miliki formulir A5 alias mencoblos ditempat lain khususnya Kota Kediri. Ribuan DPT yang berasal dari luar jatim yang ada di Kota Kediri dapat dipastikan tidak mencoblos karena belum miliki form tersebut.
“Dari ribuan DPT yang terpaksa tidak mencoblos itu banyak ditemukan di pondok pesantren seperti diwilayah burengan, dari 2250 santri yang masuk DPT hanya sekitar 250 santri yang mendapatkan Formulir A5 alias pindah coblos. Mepetnya jadwal dan pengumuman dari KPU membuat ribuan satri terpaksa tak bisa mencoblos,”ungkap MS salah satu pengasuh Pondok di Burengan Kediri,Selasa (8/4/14)
Sementara Itu Mansur selaku divisi penindakan Panwaslu Kota Kediri mengatakan, selain dipondok juga dirumah tahanan polsek banyak ditemukan para tahanan belum memiliki A5 khususnya dari luar Kota Kediri. Ditambah Lagi Dirumah sakit yang terancam hanya mencoblos partai saja bukan caleg karena harus disesuaikan dengan surat suara didaerah pencoblosan.
“Dari rata-rata DPT yang ada banyak yang tidak melengkapi jati dirinya dengan formulir A5 alias formulir mencoblos diluar daerah pemilihannya,”tandasnya.
Mansur menegaskan, minimnya sosialisasi menjadi faktor utama penyebab belum terakomodirnya DPT dari luar Kota Kediri yang seharusnya dapat memilih dengan cara pindah mencoblos mengunakan formulir A5.Ditambah lagi dari memang sosialisasi A5 itu sangat mepet sehingga kondisi ini bisa digunakan sebagai evaluasi dalam Pemilihan Presiden 2014 ini.(Mn/Em)
0 komentar:
Posting Komentar